BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ukuran dan desain kelotok yang ada di Sungai Arut belum seragam. "Ada yang besar ada yang kecil. Selain itu desainnya terkesan monoton," ujar Ahmad Yani, pelaku wisata di Pangkalan Bun, Selasa (10/1/2017).
Ia berharap, ada perhatian dari Pemkab Kobar agar desain kelotok bisa memenuhi standar keamanan dan memiliki desain yang menarik.
"Mencontoh kelotok yang berada di Sungai Mekong Thailand, desainnya sangat menarik dan berwarna warni. Bila hal serupa diterapkan pada kelotok yang ada di sungai Arut, tentunya jadi keunikan tersendiri yang bisa dijual kepada wisatawan," ujarnya.
Sebenarnya, lanjut ia, Kota Pangkalan Bun terdapat banyak sekali potensi wisata yang belum dimanfaatkan maksimal. "Berdasarkan pengalaman pribadi dalam mengelola paket wisata, saya selalu mengagendakan kegiatan susur Sungai Arut menggunakan kelotok di pagi hari. Bisa dipastikan para wisatawan sangat gembira bila diajak mengikuti kegiatan itu," jelas Yani
Karena itulah, lanjutnya, diharapkan peran Pemerintah Daerah Kobar melalui dinas terkait untuk berperan membina para pengemudi kelotok agar bisa merasakan manfaat pariwisata di Kobar. (WAHYU KRIDA/B-2)








