JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Penyerang asal Italia, Federico Chiesa, memastikan masih ingin melanjutkan karier bersama Liverpool. Ia bertekad memperjuangkan tempat dalam skuad The Reds di bawah arahan pelatih baru, Andoni Iraola.

Chiesa menyampaikan keinginannya tersebut setelah menyumbangkan satu gol saat Liverpool mengalahkan Sunderland 4-2 dalam pertandingan pramusim di Nashville, Amerika Serikat.

"Saat ini saya bahagia di Liverpool. Saya mencintai klub ini, para suporternya, semuanya. Saya akan melakukan yang terbaik agar mendapat kesempatan bermain di sini. Untuk sekarang, satu-satunya hal yang saya pikirkan adalah Liverpool," kata Chiesa dikutip dari The Athletic, Minggu, 26 Juli 2026.

Kehadiran Iraola dinilai membuka kesempatan baru bagi Chiesa untuk membuktikan kemampuannya. Pemain berusia 28 tahun itu mengaku tetap berusaha memberikan penampilan terbaik meskipun tidak banyak mendapatkan kesempatan bermain pada musim sebelumnya.

"Ini adalah babak baru. Kami memiliki pelatih baru dan saya harus fokus pada hal tersebut. Musim lalu saya merasa siap mendapatkan peran lebih besar, tetapi keputusan tetap berada di tangan pelatih," ujarnya.

Menurut Chiesa, setiap pelatih mempunyai rencana dan pertimbangan tersendiri dalam menentukan susunan pemain. Karena itu, ia menghormati keputusan Arne Slot yang sebelumnya lebih sering menempatkannya sebagai pemain pengganti.

Chiesa bergabung dengan Liverpool dari Juventus pada Agustus 2024. Nilai kepindahannya dilaporkan mencapai 12,5 juta pound sterling, termasuk sejumlah bonus.

Namun, selama dua musim berada di bawah asuhan Slot, Chiesa hanya sembilan kali tampil sebagai starter di seluruh kompetisi. Minimnya kesempatan bermain tersebut sempat memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan dirinya kembali ke Liga Italia.

Chiesa mengungkapkan belum melakukan pembicaraan khusus dengan Iraola mengenai masa depannya di Anfield. Komunikasi mereka sejauh ini lebih banyak membahas strategi, pola tekanan, dan sistem permainan yang akan diterapkan Liverpool.

Dalam pertandingan menghadapi Sunderland, Iraola menempatkan Chiesa sebagai penyerang tengah. Posisi tersebut berbeda dari peran yang lebih sering dijalaninya sebagai pemain sayap.

"Hari ini dia memainkan saya sebagai penyerang tengah. Sepanjang karier, saya lebih sering bermain sebagai pemain sayap, tetapi saya juga senang apabila dipercaya menjadi striker," tuturnya.

Chiesa menilai Iraola menginginkan Liverpool bermain dengan intensitas tinggi serta berani melakukan duel satu lawan satu di berbagai area lapangan. Filosofi tersebut telah diperkenalkan kepada para pemain selama latihan pramusim.

Pemain tim nasional Italia itu juga bertekad membantu Liverpool bangkit setelah hanya finis di peringkat kelima Liga Inggris musim lalu. Hasil tersebut dinilainya belum sesuai dengan standar klub yang dua musim sebelumnya menjadi juara.

"Liverpool layak mendapatkan hasil lebih baik. Musim lalu kami hampir gagal mendapatkan tempat di Liga Champions. Musim ini kami harus meningkatkan penampilan, baik di Liga Inggris maupun Liga Champions," ucap Chiesa.

Selain mengejar tempat utama bersama Liverpool, Chiesa berharap performa konsisten di level klub dapat membuka peluangnya kembali memperkuat tim nasional Italia.

Ia terakhir membela Gli Azzurri pada Euro 2024. Setelah itu, Chiesa tidak lagi masuk skuad Italia karena masalah kebugaran dan minimnya kesempatan bermain.

"Saya tentu berharap dapat kembali membela tim nasional. Bermain untuk negara selalu menjadi sebuah kebanggaan," kata Chiesa.

ANTARA