JAKARTA –

BORNEONEWS, Jeddah – Perusahaan angkutan udara Saudia Cargo membuka rute kargo terjadwal baru yang menghubungkan Riyadh, Arab Saudi, dengan Melbourne, Australia.

Rute tersebut mulai diluncurkan pada Sabtu, 25 Juli 2026, sebagai bagian dari strategi perusahaan memperluas jaringan internasional sekaligus meningkatkan hubungan perdagangan antara Arab Saudi dan Australia.

Penerbangan kargo langsung itu dilayani menggunakan pesawat Boeing 747-400 yang memiliki kapasitas angkut lebih dari 100 ton.

Pesawat tersebut juga dilengkapi fasilitas pemuatan melalui bagian depan sehingga dapat mengangkut barang berat maupun kargo berukuran besar.

Pembukaan jalur Riyadh-Melbourne dilakukan untuk merespons meningkatnya kebutuhan pasar terhadap layanan logistik antara kawasan Timur Tengah dan Australia.

Rute tersebut diharapkan memperkuat rantai pasok global sekaligus memperluas jangkauan produk ekspor Arab Saudi menuju pasar Australia.

Pengembangan layanan itu melibatkan kerja sama antara Saudia Cargo, Otoritas Umum Perdagangan Luar Negeri Arab Saudi atau GAFT, serta Otoritas Pengembangan Ekspor Saudi atau Saudi Exports.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperlancar pergerakan barang secara dua arah antara Arab Saudi dan Australia.

Layanan baru ini dapat digunakan untuk mengangkut berbagai jenis komoditas, mulai dari produk yang mudah rusak, obat-obatan, peralatan industri, hingga barang perdagangan elektronik.

Saudia Cargo berharap rute langsung tersebut dapat memberikan pilihan pengiriman yang lebih efisien bagi pelaku usaha dan memperkuat konektivitas perdagangan antara Timur Tengah dan Australia.

Pembukaan rute Riyadh-Melbourne juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas perannya sebagai operator logistik nasional Arab Saudi dalam jaringan perdagangan internasional.

ANTARA