PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Harga tomat buah dan dua jenis semen di Pangkalan Bun, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, mengalami kenaikan berdasarkan pemantauan pada Kamis, 23 Juli 2026.

Pemantauan dilakukan di Pasar Cempaka Pangkalan Sari, Pasar Indra Sari, serta sejumlah pertokoan di wilayah Kecamatan Arut Selatan. 

Berdasarkan laporan perkembangan harga komoditas, harga tomat buah naik Rp3.000 per kilogram atau sebesar 20 persen.

Harga komoditas tersebut sebelumnya Rp15.000 per kilogram pada 20 Juli 2026, kemudian meningkat menjadi Rp18.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada komoditas bahan bangunan, yakni Semen Gresik kemasan 50 kilogram dan Semen Holcim kemasan 50 kilogram.

Harga Semen Gresik naik Rp5.000 per zak atau sekitar 6,85 persen, dari sebelumnya Rp73.000 menjadi Rp78.000.

Sementara itu, harga Semen Holcim naik Rp6.000 per zak atau sekitar 8,82 persen, dari Rp68.000 menjadi Rp74.000.

Meski terdapat kenaikan pada tiga komoditas tersebut, sebagian besar harga barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya terpantau stabil dibandingkan pemantauan pada 20 Juli 2026.

Harga beras Dua Baung tetap berada di angka Rp16.800 per kilogram, sedangkan beras medium bertahan Rp13.000 per kilogram.

Komoditas cabai merah besar, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih juga tidak mengalami perubahan harga.

Demikian pula dengan harga daging sapi, daging ayam, telur, ikan, minyak goreng, gula, susu, serta sejumlah bahan bangunan seperti besi dan kayu.

Laporan perkembangan harga tersebut menjadi bagian dari pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kotawaringin Barat untuk mengetahui ketersediaan dan pergerakan harga barang di pasaran. Untuk mengetahui perkembangan harga lengkap, berikut link tabel harga komoditas di Kobar: 

Daftar harga komoditas di Kobar

Daftar harga komoditas di Kobar

(MUHAMMAD AGUSTA WIJAYA/J)