BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, mengingatkan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas pemadam kebakaran, serta relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) agar selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan saat menjalankan tugas di lapangan.
Menurut Khemal, meningkatnya kabut asap di Kota Palangka Raya menjadi tantangan tersendiri bagi petugas yang setiap hari berada di lokasi pemadaman. Paparan asap, cuaca panas, dan medan yang berat berpotensi memengaruhi kondisi fisik para personel.
"Kami mengapresiasi dedikasi BPBD, tim pemadam, dan para relawan yang terus bergerak cepat menangani karhutla. Namun, kesehatan dan keselamatan mereka juga harus menjadi prioritas selama bertugas," ujarnya, saat dikonfirmasi Senin 27 Juli 2026.
Ia berharap seluruh personel dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai, seperti masker, kacamata pelindung, serta perlengkapan pendukung lainnya untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Selain itu, Khemal mendorong instansi terkait memastikan kebutuhan logistik, air minum, makanan, dan layanan kesehatan bagi petugas selalu tersedia, sehingga mereka tetap dalam kondisi prima saat menjalankan tugas pemadaman.
"Kami juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif mencegah terjadinya karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api dan segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga beban petugas di lapangan dapat berkurang," ajaknya.
Menurut Khemal, sinergi antara pemerintah, petugas, relawan, dan masyarakat menjadi kunci untuk mengendalikan karhutla sekaligus melindungi keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganannya. (MARINI/H)









