BORNEONEWS, Banjarmasin - Teka-teki mengenai penyebab pasti gelombang pemadaman listrik yang bikin geram warga Kalteng dan Kalsel terkuak. Penyebab utamanya terungkap bukan dari rilis resmi, melainkan dari tangkapan layar percakapan pribadi antara Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, dengan General Manager (GM) PT PLN (Persero) UID Kalselteng, Iwan Soelistiejono.
Di tengah meluapnya keluhan masyarakat akibat kelistrikan yang byar-pet, Hj. Ananda mengambil langkah "jemput bola" dengan mencecar pimpinan tertinggi PLN Kalselteng tersebut via WhatsApp, lalu mengunggah hasilnya ke akun Instagram pribadinya (@hj.ananda).
Dari chat yang diunggah Wawali, terungkap biang kerok utama dari kekacauan listrik ini yakni adanya pemeliharaan mendadak pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU).
"Untuk pemadaman di Kalsel, akibat pemeliharaan salah satu pembangkit PLTGU. Untuk menghindari padam meluas, diperlukan pola padam bergilir," terang GM PLN Kalselteng, Iwan Soelistiejono, dalam pesan singkatnya kepada Ananda.
Iwan berdalih, skema pemadaman bergilir terpaksa dieksekusi demi menyelamatkan sistem kelistrikan yang lebih besar agar tidak runtuh total (total blackout). Kendati demikian, ia menjanjikan adanya titik terang bagi masyarakat mulai pekan depan secara bertahap.
"Insya Allah minggu depan ada sedikit harapan dalam mengurangi jumlah pelanggan padam," tambah Iwan sembari menyampaikan permohonan maaf dan meminta doa dari para tokoh agama agar proses perbaikan berjalan lancar.
Kini, bola panas ada di tangan PLN Kalselteng. Warga Kalsel dan Kalteng menagih janji pemulihan pekan depan dan berharap perbaikan PLTGU tersebut tidak kembali meleset dari target. (SABRIANOOR/H)









