KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Seorang petani bernama Jumbri (41), warga Desa Sari Makmur C3, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, ditemukan meninggal di areal perkebunan kelapa sawit PT Lifere Agro Kapuas (LAK) Estate Belida Divisi I Blok G17, Desa Suka Maju, Senin, 27 Juli 2026 sekitar pukul 06.00 WIB.

Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal saat menuju atau berada di kawasan perkebunan. Korban pertama kali ditemukan oleh karyawan PT LAK dalam kondisi tenggelam di dalam parit atau kanal yang berada di pinggir jalan kebun.

Saat ditemukan, tubuh korban tertindih sepeda motor roda tiga merek Viar tanpa pelat nomor polisi yang diduga dikendarainya sebelum kejadian.

Kapolsek Mantangai Ipda Jonika membenarkan adanya penemuan tersebut. Menurutnya, personel Polsek Mantangai langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

"Ia betul Mas, sementara hasil olah TKP mengarah akibat laka tunggal," ujar Ipda Jonika kepada Borneonews.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh kepolisian dari pihak keluarga, korban diketahui telah meninggalkan rumah sejak Sabtu, 25 Juli 2026. Saat itu, Jumbri berangkat seorang diri menggunakan sepeda motor roda tiga miliknya untuk memanen kelapa sawit di kebun.

Namun hingga malam hari korban tidak kunjung kembali ke rumah. Selama dua hari berikutnya, keberadaan korban tidak diketahui hingga akhirnya pada Senin pagi tubuhnya ditemukan oleh karyawan perusahaan di dalam kanal di kawasan perkebunan sawit.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga korban mengalami kecelakaan tunggal ketika mengendarai sepeda motor roda tiga tersebut. Hingga kini, tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada tindak pidana dalam peristiwa itu.

Ipda Jonika menambahkan, saat korban ditemukan, seluruh barang berharga miliknya masih berada di lokasi. "Saat ditemukan barang-barang berharga korban masih ada," katanya. Keterangan itu semakin menguatkan dugaan bahwa tidak ada unsur pencurian maupun kekerasan dalam kejadian tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, sepeda motor roda tiga yang ditemukan bersama korban telah diamankan oleh pihak keluarga.

Polisi menyatakan penanganan peristiwa tersebut telah dilakukan sesuai prosedur dengan mendatangi TKP, memintai keterangan saksi, serta mengonfirmasi kronologi kepada keluarga korban. (SABRIANOOR/R)