SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur memperkuat pencegahan infeksi saluran pernapasan akut akibat kabut asap dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat.

Pembagian masker dilaksanakan melalui Puskesmas Baamang 2 bersamaan dengan pelayanan Cek Kesehatan Gratis di sejumlah lokasi di Kota Sampit.

Petugas kesehatan Puskesmas Baamang 2 dr Ayke Melda Nuriyana mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas kondisi kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah Kotawaringin Timur.

“Pembagian masker ini sebagai tindak lanjut dari kondisi belakangan yang mulai diselimuti kabut asap. Sebulan terakhir kabut asap cukup parah sehingga Dinkes membagikan masker secara gratis kepada masyarakat,” katanya di Sampit, Senin, 27 Juli 2026.

Puskesmas Baamang 2 mulai mencatat peningkatan kasus ISPA sejak memasuki musim kemarau pada Juli 2026.

Selain ISPA, jumlah kunjungan pasien dengan keluhan batuk, pilek, dan diare juga mengalami peningkatan.

Ayke menjelaskan tambahan pasien ISPA berkisar lima hingga tujuh orang dari sekitar 100 kunjungan setiap hari.

Kasus tersebut ditemukan pada kelompok anak-anak maupun orang dewasa.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho mengatakan pembagian masker gratis dilaksanakan selama tiga hari di sejumlah lokasi.

Kegiatan dimulai pada Senin di Pasar Al Kamal. Pembagian dilanjutkan pada Selasa dan Rabu di lima titik lainnya.

Lokasi tersebut meliputi persimpangan Jalan Pelita dan HM Arsyad, Jalan Achmad Yani di sekitar perpustakaan, Taman Kota Sampit, simpang tiga SMKN 1 Sampit dan SMAN 3 Sampit, serta persimpangan Jalan Sari Gading dan Christopel Mihing.

Dinkes Kotim menyiapkan sebanyak 12.000 masker dewasa yang dikemas dalam 230 kotak serta 3.000 masker anak dalam 100 kotak.

Dengan demikian, total masker yang disiapkan dalam kegiatan tersebut mencapai 15.000 lembar.

“Kegiatan ini kami jadwalkan selama tiga hari di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” kata Nugroho.

Dinkes Kotim juga telah menginstruksikan seluruh puskesmas, rumah sakit, dan Laboratorium Kesehatan Daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya gangguan kesehatan apabila kondisi kabut asap semakin memburuk.

Selain masker, Dinkes mulai mendistribusikan obat-obatan dan perlengkapan kesehatan lainnya ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap menebal, menggunakan masker, memperbanyak konsumsi air putih, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan pernapasan.