PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi Palangka Raya mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat melalui program Pelayanan Paspor Minggu Ceria atau PASPORIA.

Layanan jemput bola tersebut digelar di kawasan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day Bundaran Besar Palangka Raya.

Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya Indra Leksana mengatakan program itu merupakan implementasi semangat “Imigrasi untuk Rakyat”.

Program PASPORIA memberikan alternatif waktu bagi masyarakat yang tidak dapat mengurus paspor pada hari kerja.

“PASPORIA kami hadirkan agar masyarakat memiliki alternatif waktu dalam mengurus paspor,” katanya di Palangka Raya, Selasa, 28 Juli 2026.

Dengan pelayanan pada hari Minggu, masyarakat yang memiliki kesibukan kerja tetap dapat memperoleh layanan keimigrasian secara lebih mudah dan nyaman.

Menurut Indra, pemilihan kawasan Bundaran Besar juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik melalui konsep yang lebih fleksibel.

Pemohon yang telah mendaftarkan permohonan melalui aplikasi M-Paspor dapat mengikuti tahapan pengambilan foto dan wawancara langsung di lokasi pelayanan.

Petugas juga memberikan pendampingan kepada masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran melalui aplikasi tersebut.

Selain itu, pengunjung mendapat informasi mengenai persyaratan, tahapan, dan prosedur permohonan paspor.

Indra mengatakan program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan kemudahan tanpa harus mengambil cuti atau meninggalkan pekerjaan pada hari kerja.

Dua pemohon asal Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Uruk dan Manda, mengaku terbantu dengan pelayanan paspor pada hari Minggu.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya PASPORIA. Pelayanannya ramah dan prosesnya juga cepat,” kata keduanya setelah menyelesaikan proses pelayanan.

Kantor Imigrasi Palangka Raya berharap program PASPORIA dapat memperluas jangkauan layanan keimigrasian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kalimantan Tengah.