JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Paolo Maldini dan Leonardo dilaporkan mengundurkan diri dari jabatan mereka di Federasi Sepak Bola Italia atau FIGC setelah Andrea Pirlo batal menjadi pelatih Timnas Italia.

Sky Sport Italia, sebagaimana dilaporkan Reuters, menyebut Maldini mundur sebagai direktur teknik, sedangkan Leonardo meninggalkan posisinya sebagai penasihat federasi. Hingga laporan tersebut diterbitkan, FIGC belum memberikan tanggapan resmi mengenai pengunduran diri keduanya.

Keputusan itu diambil sekitar dua pekan setelah keduanya bergabung dalam proyek pembenahan Timnas Italia.

Maldini ditunjuk sebagai direktur teknik FIGC pada 11 Juli 2026 dan juga dipercaya memimpin Club Italia. Sementara Leonardo ditugaskan menjadi penasihatnya.

Salah satu tugas awal Maldini adalah mencari pelatih baru untuk menggantikan Gennaro Gattuso setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Pirlo kemudian menjadi kandidat utama pilihan Maldini setelah Pep Guardiola dilaporkan menolak tawaran untuk menangani Gli Azzurri.

Namun, pencalonan Pirlo mendapat penolakan karena hubungan komersialnya dengan perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.

Pirlo menjadi duta global perusahaan tersebut dan sempat menghadiri kegiatan Fonbet di Stadion Luzhniki, Moskow, bersama mantan rekan setimnya, Marco Materazzi.

Kerja sama itu menuai kritik dari sejumlah pejabat FIGC dan politikus Italia di tengah perang Rusia dan Ukraina.

Pirlo kemudian mengumumkan melalui media sosial bahwa dirinya telah diberi tahu tidak lagi menjadi kandidat pelatih Timnas Italia.

Mantan gelandang AC Milan dan Juventus tersebut menegaskan seluruh kegiatan profesionalnya dilakukan sesuai hukum dan kontrak yang berlaku.

Ia juga menyatakan kerja samanya dengan Fonbet hanya bersifat komersial dan olahraga serta tidak memiliki muatan politik.

Batalnya rencana penunjukan Pirlo disebut menjadi alasan utama Maldini dan Leonardo meninggalkan proyek pembenahan sepak bola Italia.

Maldini dan Leonardo sebelumnya mendukung Pirlo sebagai kandidat pelatih untuk memimpin Italia dalam persiapan menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.

Mundurnya kedua figur tersebut menambah persoalan yang dihadapi Presiden FIGC Giovanni Malagò dalam mencari pelatih dan menyusun kembali struktur teknis Timnas Italia.

Malagò resmi terpilih sebagai Presiden FIGC pada 22 Juni 2026.

Sejumlah nama kini dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Italia, di antaranya Roberto Mancini, Antonio Conte, dan Thiago Motta. Namun, FIGC belum mengumumkan kandidat maupun keputusan terbaru mengenai jabatan tersebut.

ANTARA