BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah terus melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 atau SE2026 sebagai upaya memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan aktivitas ekonomi di wilayah Kalimantan Tengah.
Pelaksana Tugas Kepala BPS Kalimantan Tengah, Maria Wahyu Utami, mengatakan pelaksanaan SE2026 menjadi momentum penting untuk memotret struktur dan karakteristik perekonomian daerah. Data yang dikumpulkan nantinya diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 ini sangat penting untuk melihat bagaimana kondisi dunia usaha di Kalimantan Tengah, termasuk perkembangan berbagai sektor ekonomi dan karakteristik usaha yang ada,” kata Maria pada Selasa, 28 Juli 2026.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan pelaku usaha. Karena itu, BPS Kalteng mengajak seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar sesuai dengan kondisi usaha yang dijalankan.
Pendataan SE2026 mencakup berbagai aktivitas usaha di luar sektor pertanian. Proses pendataan dilakukan melalui beberapa metode, termasuk pengisian secara mandiri melalui sistem daring untuk segmen usaha tertentu serta pendataan lapangan secara door to door yang menyasar masyarakat dan unit usaha. Di Kalimantan Tengah, pendataan lapangan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Maria menegaskan bahwa data yang diberikan responden akan menjadi bagian penting dalam menghasilkan statistik ekonomi yang berkualitas. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memberikan keterangan kepada petugas sensus yang datang ke lokasi usaha maupun tempat tinggal.
“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan. Dengan data yang lengkap dan akurat, kita dapat memperoleh potret perekonomian Kalimantan Tengah secara lebih utuh sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Sensus Ekonomi dilaksanakan secara berkala untuk memperbarui informasi mengenai kondisi dunia usaha dan aktivitas ekonomi. Hasil SE2026 diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perubahan struktur ekonomi, perkembangan usaha, serta berbagai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di Kalimantan Tengah.
BPS Kalteng juga mengimbau masyarakat untuk memastikan petugas yang melakukan pendataan merupakan petugas resmi SE2026. Masyarakat diharapkan memberikan dukungan agar seluruh rangkaian pendataan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai pijakan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah. (TESTI PRISCILLA/j)









