BORNEONEWS, Banjarmasin - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengancam permukiman warga di kawasan perumahan Jalan Trikora, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa sore, 28 Juli 2026. Kobaran api dilaporkan terus membesar dan bergerak mendekati rumah-rumah warga, dipicu kondisi angin yang cukup kencang.
Kepanikan sempat terjadi ketika seorang warga meminta bantuan kepada relawan karena khawatir api akan merambat hingga ke kawasan permukiman. Dalam laporan yang disampaikan kepada petugas, warga menyebut jarak api dengan rumah semakin dekat sehingga membutuhkan penanganan segera.
"Tolong, Om, tolong. Apinya semakin mendekat," ujar seorang warga saat melaporkan kondisi tersebut kepada relawan.
Berdasarkan dokumentasi visual dari lokasi kejadian, asap tebal tampak menyelimuti kawasan perumahan akibat lahan yang terbakar. Jarak kobaran api dengan bangunan warga terlihat hanya beberapa meter, membuat masyarakat sekitar diliputi rasa waswas terhadap potensi api merambat ke rumah-rumah.
Merespons laporan tersebut, sejumlah petugas pemadam kebakaran gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api meluas ke kawasan permukiman. Beberapa armada juga dikerahkan guna memperkuat penanganan di lapangan.
Hingga berita ini ditulis, proses penanganan masih berlangsung. Petugas terus berupaya mengendalikan kobaran api yang dipengaruhi tiupan angin. (SABRIANOOR/y)









