SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Maskapai NAM Air menjelaskan alasan penghentian sementara penerbangan rute Jakarta-Sampit pulang pergi (PP). Kebijakan tersebut diambil setelah perusahaan melakukan evaluasi operasional dalam dua bulan terakhir.

District Manager NAM Air Sampit Harli Rahman mengatakan, keputusan tersebut bukan disebabkan oleh masalah teknis pesawat, melainkan hasil evaluasi terhadap tingkat keterisian penumpang yang dinilai belum memenuhi target operasional.

"Alasan pemberhentian sementara rute NAM Air Jakarta-Sampit PP, dapat kami sampaikan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi perusahaan selama 2 bulan ini, salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah tingkat keterisian (demand) penumpang yg belum optimal, sehingga berdampak pada efisiensi operasional penerbangan," katanya, Selasa, 28 Juli 2026.

Ia menjelaskan, penghentian sementara rute tersebut merupakan bagian dari langkah perusahaan untuk melakukan penyesuaian jaringan penerbangan agar operasional maskapai berjalan lebih optimal.

Meski layanan Jakarta-Sampit dihentikan sementara, NAM Air tetap mempertahankan penerbangan dari Bandara H Asan Sampit menuju Surabaya dan Semarang.

"Sehingga di sini kami lakukan penyesuaian rute untuk optimalisasi, kami terus memantau perkembangan pasar dan potensi pertumbuhan penumpang. Saat ini kami masih melayani rute dari Sampit menuju Surabaya dan Semarang," ujarnya.

Pihaknya akan terus memonitor perkembangan permintaan penumpang di rute Sampit. Apabila kondisi pasar menunjukkan peningkatan yang signifikan, perusahaan akan melakukan evaluasi kembali terhadap peluang pengoperasian rute Jakarta–Sampit.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, mitra kerja, serta para pemangku kepentingan yang selama ini telah mendukung operasional NAM Air di Kotawaringin Timur (Kotim).

"Kami menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dan dukungan yg telah di berikan oleh seluruh pelanggan, mitra kerja, serta para pemangku kepentingan, kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik melalui rute-rute yg saat ini masih beroperasi khususnya di Sampit," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)