MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menuntaskan penyaluran Program Sistem Pendidikan Pintar atau SIP Pintar 2026 kepada 28.067 peserta didik di sembilan kecamatan.

Penerima bantuan berasal dari jenjang pendidikan anak usia dini, sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah, sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah, hingga pendidikan nonformal.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara Muhammad Iman Topik mengatakan penyaluran terakhir dilaksanakan di Kecamatan Lahei Barat.

“Alhamdulillah, hari ini penyaluran di Lahei Barat telah dituntaskan. Seluruh sembilan kecamatan yang ditargetkan sudah menerima bantuan,” katanya di Muara Teweh, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurutnya, program tersebut bertujuan memastikan anak-anak yang tinggal di perkotaan maupun wilayah pedalaman memperoleh hak dan sarana belajar yang layak.

Bantuan yang diberikan melalui Program SIP Pintar meliputi sepatu sekolah, tas, buku tulis, serta perlengkapan belajar lainnya.

Topik mengatakan program tersebut merupakan salah satu prioritas Bupati Barito Utara Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Program SIP Pintar merupakan salah satu program prioritas untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan sarana belajar yang layak,” ujarnya.

Pada penyaluran tahap akhir, Dinas Pendidikan Barito Utara didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara R Firmansyah menyerahkan bantuan sekaligus melakukan pemantauan di SDN Nihan Hilir dan SDN 2 Karamuan.

Keterlibatan kejaksaan disebut sebagai bentuk sinergi dalam mengawal pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah agar berjalan sesuai ketentuan.

Topik berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak.

“Dengan adanya sepatu, tas, dan alat tulis baru, kami berharap anak-anak semakin bersemangat, percaya diri, dan prestasinya meningkat,” katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara R Firmansyah mengapresiasi program pemerintah daerah yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kejaksaan siap mendukung program pemerintah daerah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai dukungan terhadap pendidikan menjadi investasi jangka panjang untuk mencegah anak putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Barito Utara.

Antusiasme turut terlihat dari para guru, siswa, dan orang tua yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Salah seorang orang tua siswa menyampaikan bantuan perlengkapan sekolah sangat membantu dan meringankan pengeluaran keluarga menjelang kegiatan belajar.