BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau, Nikarther membuka Lomba Cerdas Cermat tingkat Kecamatan Kahayan Hilir, Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti pelajar jenjang SD/MI dan SMP/MTs sebagai bagian dari seleksi menuju lomba tingkat kabupaten.
Nikhater mengatakan Lomba Cerdas Cermat merupakan agenda rutin tahunan Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau. Tahun ini menjadi pelaksanaan kedua yang diawali dengan seleksi di masing-masing kecamatan.
“Delapan kecamatan melaksanakan seleksi. Beberapa kecamatan sudah selesai dan hari ini Kecamatan Kahayan Hilir melaksanakan kegiatan yang sama,” ujar Nikarther.
Ia menyampaikan, lomba tingkat Kabupaten Pulang Pisau direncanakan digelar pada 6-7 Agustus 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau dan Festival Food Area ke-81.
Nikarther berharap seleksi tingkat kecamatan mampu menghasilkan peserta terbaik yang nantinya mewakili daerah masing-masing pada lomba tingkat kabupaten.
“Mudah-mudahan didapatkan peserta terbaik, baik tingkat SD/MI maupun SMP/MTs. Nanti yang tampil di tingkat kabupaten adalah perwakilan dari setiap kecamatan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan cerdas cermat saat ini sudah mulai jarang diselenggarakan di berbagai daerah, sehingga perlu terus didorong agar menjadi sarana memperluas wawasan peserta didik.
Ia menjelaskan materi lomba tidak hanya berkaitan dengan pelajaran sekolah, tetapi juga mencakup wawasan kebangsaan, nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, serta pengetahuan tentang Kabupaten Pulang Pisau.
“Anak-anak harus mengetahui daerahnya sendiri, memahami Pulang Pisau seperti apa, sehingga tumbuh rasa cinta terhadap daerah,” tuturnya.
Ke depan, Dinas Pendidikan juga berencana memperluas pelaksanaan lomba hingga jenjang SMA dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
“Selama ini baru SD dan SMP. Mudah-mudahan tahun depan bisa sampai tingkat SMA karena siswa SMA juga merupakan warga Pulang Pisau,” ucap Nikhater.
Terkait penilaian, ia menegaskan dewan juri dipilih berdasarkan pengalaman, pengetahuan, serta integritas. Untuk menjaga sportivitas, tim juri dan tim pembuat soal dibuat berbeda sehingga juri baru mengetahui soal dan kunci jawaban saat pelaksanaan berlangsung.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga objektivitas dan menghindari tindakan yang tidak sportif,” jelasnya.
Pada seleksi tingkat kabupaten nantinya, setiap kecamatan akan mengirim satu tim jenjang SD/MI dan satu tim jenjang SMP/MTs, sehingga akan ada delapan tim dari masing-masing jenjang yang bertanding memperebutkan gelar terbaik Kabupaten Pulang Pisau tahun 2026. (RETHA/j)









