SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mempercantik Bundaran Titik Nol Kilometer Sampit atau Bundaran Polres menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penataan salah satu ikon Kota Sampit tersebut ditargetkan rampung sebelum 17 Agustus 2026 agar tampil lebih indah dan representatif.

"Tanamannya sudah tua sehingga kami lakukan peremajaan dengan tanaman yang lebih rendah. Selain itu, ditambahkan tulisan KAB KOTIM sebagai identitas daerah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan, Jembatan dan Drainase Dinas SDABMBKPRKP Kotim Suhardiono, Rabu, 29 Juli 2026.

Saat ini, sejumlah pekerja terlihat melakukan penataan di kawasan bundaran. Tanaman lama yang dinilai sudah tidak lagi optimal diganti dengan jenis tanaman yang lebih pendek sehingga tampilan tugu bundaran menjadi lebih terbuka dan rapi.

Pemkab juga memasang tulisan KAB KOTIM berukuran besar yang mengelilingi tugu bundaran sebagai penanda khas Kabupaten Kotawaringin Timur.

Tak hanya mempercantik suasana siang hari, kawasan bundaran juga akan dipercantik dengan pemasangan lampu LED agar menjadi lebih menarik saat malam.

"Sekarang kami sedang memasang lampu LED supaya bundaran terlihat lebih indah pada malam hari," ujarnya.

Selain Bundaran Titik Nol, Pemkab Kotim juga melakukan pengecatan trotoar dan median jalan di sejumlah ruas protokol sebagai bagian dari persiapan menyambut HUT Kemerdekaan RI.

Pekerjaan tersebut meliputi Jalan Tjilik Riwut, Ahmad Yani, HM Arsyad, MT Haryono, Cut Nyak Dhien hingga Jalan Suprapto. Sementara penataan taman dilakukan di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Tjilik Riwut.

Menurut Suhardiono, progres pekerjaan hingga akhir Juli terus menunjukkan perkembangan. Pengecatan trotoar dan median jalan telah mencapai sekitar 60 persen, sedangkan penataan taman berkisar antara 60 hingga 70 persen.

"Karena dikerjakan secara swakelola, progres pengecatan sudah sekitar 60 persen, sedangkan penataan taman mencapai 60 sampai 70 persen," tambahnya.

Pemerintah daerah menargetkan pembenahan Bundaran Titik Nol beserta pengecatan trotoar dan median jalan selesai paling lambat pada 10 Agustus 2026, sehingga seluruh persiapan utama dapat rampung sebelum peringatan HUT RI.

"Target kami bundaran selesai pada 10 Agustus, begitu juga pengecatan median dan trotoar. Untuk penataan taman di Jalan Tjilik Riwut dan Ahmad Yani kemungkinan penyelesaiannya sedikit lebih lambat," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)