BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya menebar sebanyak 525 ribu benih ikan di perairan umum Teluk Kaja, Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu.
Kegiatan penambahan stok ikan atau restocking tersebut dilakukan untuk memulihkan populasi ikan lokal, menjaga kelestarian ekosistem perairan, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya Indriarti Ritadewi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat populasi ikan di perairan umum sekaligus menjaga kelestarian ekosistem perairan,” katanya di Palangka Raya, Kamis, 30 Juli 2026.
Benih yang ditebar terdiri atas 500 ribu ikan papuyu dan 25 ribu ikan gabus.
Seluruh benih merupakan bantuan dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Indriarti menjelaskan penebaran benih dilakukan untuk menambah stok ikan tangkapan di perairan umum yang mulai mengalami penurunan.
Program tersebut juga diharapkan menjaga keanekaragaman hayati dan meningkatkan produksi perikanan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
“Restocking menjadi bagian dari upaya pemulihan sumber daya ikan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan populasi ikan di perairan umum juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi nelayan dan warga yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor perikanan.
Namun, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah. Masyarakat juga diminta menjaga lingkungan perairan serta memberikan kesempatan kepada benih ikan untuk tumbuh dan berkembang biak.
Warga diimbau tidak menangkap ikan menggunakan racun, bahan peledak, setrum, maupun alat lain yang dapat merusak habitat dan ekosistem perairan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga perairan umum agar benih ikan yang ditebar dapat tumbuh dengan baik, berkembang biak, dan memberikan manfaat jangka panjang,” kata Indriarti.
Pemkot Palangka Raya berharap program restocking dapat terus dilaksanakan sebagai langkah berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan ketersediaan sumber daya perikanan daerah.









