BORNEONEWS, Palangka Raya – Demi menjamin keamanan pangan asal hewan yang beredar di masyarakat, Tim Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya melaksanakan pemantauan serta pengambilan sampel daging beku di tempat penyimpanan dan distribusi.
Sampel yang telah diambil akan dikirim ke Laboratorium Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi Kalimantan Tengah untuk diuji guna mendeteksi potensi cemaran bakteri yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugianto, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin.
"Tujuan kegiatan ini untuk memastikan seluruh produk pangan asal hewan yang diedarkan memenuhi syarat keamanan dan layak dikonsumsi masyarakat," katanya, Kamis, 30 Juli 2026.
Selain pengambilan sampel, tim juga memeriksa fasilitas pendukung seperti gudang pendingin (cold storage) serta kesiapan genset sebagai sumber daya cadangan.
Pengecekan ini menjadi sangat penting untuk menjaga suhu penyimpanan tetap sesuai standar, terutama saat terjadi gangguan atau pemadaman listrik yang belakangan ini sering terjadi.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan keamanan, mutu, dan kualitas daging beku yang beredar di Kota Palangka Raya senantiasa terjaga. Masyarakat pun dipastikan mendapatkan pangan asal hewan yang memenuhi syarat Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH)," pungkasnya. (PATHUR/j)









