BORNEONEWS, Jakarta – Federasi Sepak Bola Prancis atau FFF resmi memperkenalkan logo dan identitas visual baru untuk seluruh tim nasional Prancis.
Identitas baru tersebut diluncurkan untuk menandai dimulainya siklus baru sepak bola Prancis sekaligus memperkuat keseragaman visual seluruh tim nasional.
Peluncuran dilakukan sehari setelah FFF mengumumkan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru tim nasional putra Prancis menggantikan Didier Deschamps.
Zidane dikontrak selama empat tahun hingga Piala Dunia 2030 dan mulai menjalankan tugasnya pada 1 Agustus 2026.
Logo baru tetap mempertahankan ayam jantan Galia atau Le Coq Gaulois sebagai elemen utama yang telah lama menjadi simbol sepak bola Prancis.
Namun, bentuk ayam jantan tersebut didesain ulang agar terlihat lebih tegas, modern, dan memiliki karakter yang lebih kuat.
FFF menjelaskan desain itu terinspirasi dari berbagai lambang yang digunakan federasi dan tim nasional Prancis sejak dekade 1920-an.
“France” juga ditampilkan secara jelas pada logo untuk menegaskan peran tim nasional sebagai representasi negara di dalam maupun luar negeri.
Identitas tersebut tidak hanya digunakan tim nasional putra, tetapi juga tim putri, kelompok umur, futsal, dan seluruh kesebelasan nasional di bawah FFF.
Masing-masing tim akan menggunakan lambang yang sama dengan tambahan keterangan khusus untuk membedakan kategori kesebelasan.
Penerapan logo dilakukan secara bertahap pada media institusional, publikasi, kegiatan pemasaran, serta platform digital FFF.
Selain logo, federasi memperkenalkan pedoman visual yang menggunakan warna biru, putih, merah, dan emas. Identitas itu juga dilengkapi variasi warna biru, kuning pucat, dan jenis huruf yang dibuat khusus.
FFF berharap pembaruan tersebut dapat mendekatkan logo yang digunakan dalam materi komunikasi dengan simbol ayam jantan yang dikenakan pemain pada seragam pertandingan.
Identitas visual baru juga disiapkan untuk menyambut sejumlah agenda internasional, termasuk Piala Dunia Wanita 2027 di Brasil serta kompetisi yang akan dihadapi tim putra di bawah kepemimpinan Zidane.
Namun, FFF belum menjelaskan secara terperinci pertandingan atau seragam mana yang akan menjadi tempat pertama penggunaan logo baru tersebut.
ANTARA









