BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Fasilitas publik Taman Daun yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, kini memicu keprihatinan masyarakat. Rindangnya area taman yang seharusnya menjadi ruang terbuka hijau untuk bersantai keluarga, justru kerap disalahgunakan untuk aktivitas negatif, mulai dari tempat berpacaran hingga pesta minuman keras (miras).
Berdasarkan pantauan Borneonews pada Kamis siang, 30 Juli 2026, tampak sejumlah pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah lengkap berkumpul di sekitar area taman. Bukannya langsung pulang ke rumah usai jam pelajaran usai, para siswa tersebut justru memilih menghabiskan waktu dengan nongkrong di taman yang terbilang rindang tersebut.
Kondisi ini tak ayal dikeluhkan oleh warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Aktivitas para remaja hingga indikasi pesta miras di lokasi tersebut dipandang membahayakan dan berpotensi memicu timbulnya tindak kriminalitas.
Warga sekitar mengaku resah dengan pemandangan yang hampir setiap hari terjadi di kawasan tersebut. Minimnya pengawasan disinyalir menjadi alasan utama taman publik ini kerap dimanfaatkan untuk tindakan yang tidak sepantasnya.
"Sering sekali kelihatan anak-anak sekolah nongkrong di situ sampai sore masih pakai seragam, bahkan kalau malam ada juga yang nekat minum-minuman keras. Sangat meresahkan, apalagi itu fasilitas umum di tengah kota yang harusnya ramah untuk keluarga," keluh Herman, salah seorang warga yang kerap melintas di kawasan tersebut.
Masyarakat berharap instansi terkait, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas teknis, dapat meningkatkan patroli rutin di kawasan Taman Daun. Penertiban dan pengawasan yang ketat dinilai sangat mendesak agar fungsi taman mengembalikan kenyamanan publik serta mencegah perilaku menyimpang di kalangan generasi muda. (SABRIANOOR/H)









