PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah telah memasok lebih dari 8,5 juta liter Minyakita ke seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut sejak Januari hingga 28 Juli 2026.

Penyaluran minyak goreng rakyat itu dilakukan secara rutin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga di pasaran.

Pemimpin Bulog Kanwil Kalimantan Tengah, Erwin Budiana mengatakan, distribusi Minyakita menjangkau seluruh wilayah melalui kantor wilayah dan lima kantor cabang.

“Kami rutin dan secara berkala mendistribusikan Minyakita di Kalimantan Tengah sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga,” kata Erwin di Palangka Raya, Jumat, 31 Juli 2026.

Penyaluran melalui kantor wilayah di Palangka Raya mencakup Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, dan Katingan.

Kantor Cabang Kotawaringin Timur melayani penyaluran untuk Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan. Sementara Kantor Cabang Kotawaringin Barat menjangkau Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Lamandau.

Distribusi untuk Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau dilakukan melalui Kantor Cabang Kapuas.

Kantor Cabang Barito Selatan melayani Kabupaten Barito Selatan dan Barito Timur, sedangkan Kantor Cabang Barito Utara menjangkau Barito Utara dan Murung Raya.

Erwin menjelaskan, Bulog saat ini mendapat penugasan pemerintah sebagai distributor pertama Minyakita yang menyalurkan produk langsung kepada toko-toko pengecer.

“Kami terus mendistribusikan Minyakita ke pasar melalui mitra di seluruh Kalimantan Tengah untuk menjaga ketersediaan dan harga minyak goreng,” ujarnya.

Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah produk minyak goreng premium yang beredar di pasaran.

Erwin menambahkan, pasokan Minyakita untuk Kalimantan Tengah saat ini berasal dari empat perusahaan yang beroperasi di wilayah provinsi tersebut.

Keempat perusahaan itu yakni PT Citra Borneo Utama, PT SSM, PT SAP, dan PT GIPLR.

Bulog akan terus menjaga kelancaran distribusi agar kebutuhan minyak goreng masyarakat dapat terpenuhi secara merata hingga wilayah kabupaten.