BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali dilaporkan terjadi di Kabupaten Kapuas. Kali ini, vegetasi semak kering di kawasan Jalan Poros Dadahup atau tepatnya di sekitar Gerbang Desa Dadahup, Kecamatan Dadahup, terbakar pada Jumat siang, 31 Juli 2026.
Berdasarkan informasi dan dokumentasi yang diterima dari warga, kobaran api membakar semak-semak kering di sepanjang kawasan tersebut. Area yang terdampak diperkirakan membentang hingga puluhan meter, dengan titik kebakaran terlihat di sisi kiri maupun kanan jalan poros.
Seorang warga menuturkan api telah terlihat menyala sejak menjelang pelaksanaan Salat Jumat. Hingga usai ibadah, kobaran api masih belum padam dan terus menghanguskan vegetasi kering di sekitar lokasi.
"Pas mau salat Jumat tadi sudah terbakar, dan usai pulang Jumat masih saja," ujar warga yang berada di lokasi.
Pantauan dari dokumentasi yang beredar menunjukkan sebagian besar semak di tepi jalan telah hangus terbakar. Meski demikian, titik-titik api masih terlihat menyala di beberapa bagian, memunculkan kekhawatiran kebakaran akan terus meluas mengingat vegetasi kering masih cukup banyak di kawasan tersebut.
Selain kobaran api, asap tebal tampak menyelimuti ruas Jalan Poros Dadahup. Kondisi itu berpotensi mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas, sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas apabila kebakaran terus berlangsung tanpa penanganan.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah telah dilakukan upaya pemadaman oleh pihak terkait. Warga berharap penanganan segera dilakukan agar api tidak semakin meluas dan mengancam area lain di sekitar gerbang Desa Dadahup, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang membuat vegetasi sangat mudah terbakar. (SABRIANOOR/y)









