BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Suasana menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa hangat di Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Jumat, 31 Juli 2026. Menjelang bulan Agustus, wajah sudut-sudut kota perlahan berubah menjadi serba merah dan putih seiring hadirnya para pedagang bendera musiman yang mulai marak menjajakan dagangannya.
Pemandangan tersebut salah satunya terlihat di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Kuala Kapuas. Berbagai jenis bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga beragam pernak-pernik bernuansa kemerdekaan dipajang dengan rapi melingkupi pinggir jalan, menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas.
Kehadiran pedagang bendera ini tidak hanya didominasi warga lokal, melainkan juga para pedagang antardaerah yang sengaja datang untuk mengadu nasib. Momen menjelang Agustus menjadi peluang rezeki tahunan yang kerap dimanfaatkan para pedagang musiman dari luar Kalimantan Tengah.
Zuhdi, salah seorang pedagang bendera asal Banjarmasin, mengaku rutin bertandang ke wilayah Kalimantan Tengah setiap memasuki musim peringatan hari kemerdekaan. Ia bersama rekan-rekannya sengaja memboyong stok pernak-pernik kemerdekaan dalam jumlah besar untuk dijual di beberapa kabupaten.
"Saya dari Banjarmasin, biasanya tiap musim jelang Hari Kemerdekaan RI, kami mulai menjual seperti di Kapuas, Pulang Pisau (Pulpis), hingga ada yang sampai ke Palangka Raya," ungkapnya.
Fenomena hadirnya pedagang atribut kemerdekaan ini tak hanya terpusat di satu titik. Situasi serupa juga mulai terlihat di beberapa ruas jalan protokol lainnya di Kota Kuala Kapuas, seperti di kawasan Jalan Tambun Bungai hingga Jalan Pati Rumbih.
Keberadaan para pedagang musiman ini secara tak sadar menjadi penanda alami yang mengingatkan masyarakat bahwa momen bersejarah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sudah semakin dekat. Deretan warna merah putih yang membentang di sepanjang jalan pun mulai membangkitkan jiwa nasionalisme serta menyemarakkan ruang publik kota. (SABRIANOOR/y)









