KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kawasan Dermaga KP3 Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, kini tampil semakin memikat usai menjalani pembenahan infrastruktur. Tempat ini terus menjelma menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat lokal untuk menghabiskan waktu, khususnya pada sore hari.

Pantauan Borneonews pada Jumat sore, 31 Juli 2026, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat yang berkunjung ke kawasan ini. Hembusan angin sepoi-sepoi, pemandangan bentangan sungai yang menenangkan, serta fasilitas pejalan kaki yang makin rapi menjadi daya tarik utama yang memikat banyak pengunjung untuk datang bersantai.

Namun, di balik keelokan fisik dermaga yang kian megah dan ramainya kunjungan warga, terselip persoalan klasik yang kian memprihatinkan. Kebersihan lingkungan sekitar, terutama aliran sungai di bawah dan tepi dermaga, tampak amat kontras dengan estetika bangunan yang ada.

Tumpukan sampah plastik, botol bekas minuman, hingga kemasan makanan terlihat mengapung dan tersangkut di celah-celah tiang penyangga dermaga. Kondisi air sungai yang tercemar limbah domestik ini sungguh merusak pemandangan indah yang ditawarkan ruang publik tersebut.

Kondisi ini pun menuai keluhan dari pengunjung lain yang peduli akan kebersihan. "Sangat disayangkan sekali, tempatnya padahal sudah bagus dan nyaman buat bersantai sore. Tapi masih banyak pengunjung yang seenaknya lempar sampah ke sungai padahal tong sampah sudah ada, rasanya gemas melihat tingkah yang tidak bertanggung jawab seperti itu," ungkap Hani, salah seorang pengunjung di lokasi.

Padahal, pihak pengelola telah menyediakan beberapa fasilitas tempat sampah di titik-titik strategis sepanjang area dermaga. Hal ini menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas penunjang belum diimbangi oleh tingginya kesadaran serta kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan bersama. (SABRIANOOR/H)