BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten Lamandau memperkuat pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sebagai salah satu strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Lamandau dan Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menilai pembangunan keluarga menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.
Menurut Bupati, peningkatan kualitas SDM harus dimulai dari lingkungan keluarga. Karena itu, penguatan edukasi kepada masyarakat, pembinaan generasi muda, serta kolaborasi lintas sektor perlu terus dilakukan agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak nyata.
"Ke depan, pengembangan keluarga menjadi hal yang sangat penting. Kita perlu memberikan contoh melalui kegiatan nyata kepada masyarakat, termasuk melibatkan brand ambassador untuk mengampanyekan kepada Generasi Z agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai perilaku negatif lainnya," ujar Rizky Aditya Putra.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah memaparkan sejumlah program prioritas yang akan diperkuat di daerah, di antaranya GENTING, TAMASYA, GATI, SIDAYA, dan AI-Super Apps. Program-program tersebut dirancang untuk memperkuat pembangunan keluarga sekaligus mempercepat penurunan stunting.
Bupati menyambut baik berbagai program tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Lamandau siap memperkuat sinergi dengan BKKBN agar pelaksanaan setiap program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.
"Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Lamandau akan semakin meningkat dan target penurunan stunting dapat tercapai," tegas Rizky.
Selain membahas penguatan Program Bangga Kencana, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembinaan bagi Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sebagai upaya meningkatkan kualitas pendampingan kepada masyarakat.(NATALIA KRISTIN)









