BORNEONEWS, Sampit – Jalan Tjilik Riwut menuju Palangkaraya yang melintasi kawasan Bandara H Asan Sampit ditargetkan ditutup pada November hingga Desember 2026.
"Alhamdulillah tahun 2026 pihak bandara mendapat alokasi APBN sekitar Rp1,5 miliar untuk pemagaran sisi barat. Setelah itu rencananya Jalan Tjilik Riwut menuju Palangkaraya akan ditutup sekitar November hingga Desember 2026," kata Kepala Dishub Kotim Raihansyah, Jumat, 31 Juli 2026.
Namun, penutupan jalan tersebut baru dilakukan apabila Jalan Jaksa sebagai jalur alternatif telah siap digunakan.
Pemkab bersama Dinas PUPR akan memastikan kondisi Jalan Jaksa benar-benar layak, mulai dari perbaikan badan jalan, pemasangan rambu lalu lintas hingga penerangan jalan.
Ia mengakui masih terdapat beberapa titik rendah yang rawan tergenang saat musim hujan, terutama dari tikungan Jalan Jaksa hingga Simpang Empat Kandan.
"Kalau Jalan Jaksa sudah mulus, fasilitasnya lengkap dan siap dilalui, baru kami berani menutup jalan yang sekarang digunakan," ujarnya.
Ke depan, seluruh kendaraan dari arah Sampit menuju Palangkaraya akan dialihkan melalui Jalan Jaksa setelah penutupan akses lama diberlakukan. (DEWI PATMALASARI/R)









