JAKARTA –

BORNEONEWS, Banjarbaru – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, mendorong perluasan infrastruktur transportasi di Kalimantan, terutama pembangunan jaringan kereta api untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Menurutnya, wilayah Kalimantan yang sangat luas serta memiliki potensi sumber daya alam dan ekonomi yang tersebar membutuhkan sarana penghubung yang memadai.

Infrastruktur transportasi yang terintegrasi dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pengelolaan berbagai potensi daerah.

“Luas wilayah Kalimantan dengan potensi sumber daya yang tersebar membutuhkan infrastruktur penghubung yang memadai agar mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan pengelolaan potensi daerah dapat berjalan lebih optimal,” katanya saat kunjungan kerja dan ramah tamah bersama pemerintah daerah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Djamari menilai pembangunan jaringan kereta api di Kalimantan perlu mendapat perhatian serius. Transportasi berbasis rel dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghubungkan lima provinsi di Kalimantan yang memiliki wilayah luas dan potensi ekonomi besar.

“Bidang transportasi saja, di Kalimantan ini membutuhkan kereta api berapa banyak? Konsep itu jangan hanya dibicarakan, tetapi harus direalisasikan,” tegasnya.

Selain jaringan kereta api, pemerintah juga dinilai perlu memperkuat pembangunan jalan, bandara, pelabuhan, dan transportasi laut secara terpadu.

Pengembangan berbagai moda transportasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterhubungan antardaerah sekaligus mengurangi hambatan mobilitas di wilayah Kalimantan.

Menurut Djamari, konektivitas yang baik akan memberikan dampak besar terhadap masyarakat. Selain memperlancar pergerakan orang dan barang, infrastruktur transportasi juga dapat mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi baru di berbagai daerah.

Ia menegaskan pembangunan transportasi tidak hanya menjadi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing Kalimantan.

“Kami berharap perhatian terhadap pembangunan konektivitas terus ditingkatkan sehingga potensi besar Kalimantan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan daerah,” ujarnya.

ANTARA