JAKARTA –

BORNEONEWS, Istanbul – Sejumlah orang dilaporkan tewas dan terluka dalam insiden penembakan di sebuah restoran di Twin Falls, Negara Bagian Idaho, Amerika Serikat, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Pihak berwenang menyatakan tersangka pelaku penembakan juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian. Seluruh perintah bagi warga untuk berlindung di tempat telah dicabut setelah situasi dinilai terkendali.

Petugas Informasi Publik Twin Falls, Josh Palmer, mengatakan aparat belum mengumumkan secara resmi jumlah korban maupun kondisi warga yang mengalami luka-luka.

Laporan awal menyebutkan sedikitnya tiga orang tewas. Namun, belum dapat dipastikan apakah tersangka pelaku termasuk dalam jumlah korban meninggal tersebut.

Kepala Kepolisian Twin Falls, Matthew Hicks, memastikan tidak ada lagi ancaman aktif terhadap masyarakat.

“Kami yakin ancaman terhadap masyarakat telah berakhir,” katanya kepada wartawan.

Tersangka ditemukan tidak jauh dari tempat penembakan. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap motif di balik kejadian tersebut.

Penembakan berlangsung di salah satu kawasan komersial tersibuk di Twin Falls. Wilayah itu dipenuhi hotel, restoran, dan sejumlah pusat perdagangan besar.

Penyelidikan sementara mengarah pada dugaan adanya satu pelaku utama. Namun, aparat juga masih menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Palmer meminta masyarakat tidak langsung mempercayai berbagai informasi yang beredar di media sosial karena sebagian di antaranya belum terverifikasi.

“Saya ingin memperingatkan masyarakat. Kami melihat banyak informasi yang salah di media sosial, jadi berhati-hatilah,” ujarnya.

Aparat masih mengamankan lokasi kejadian dan mengumpulkan bukti untuk memastikan kronologi lengkap penembakan tersebut.

Sumber: Anadolu/ANTARA