BORNEONEWS, Jakarta – Federasi Sepak Bola Qatar atau QFA menyambut baik keputusan FIFA menarik proposal FIFA Forward Enterprise atau FFE demi menjaga persatuan komunitas sepak bola dunia.
QFA mengakui proposal tersebut memiliki sejumlah keunggulan. Namun, federasi itu menilai kepentingan bersama seluruh asosiasi anggota FIFA harus menjadi pertimbangan utama.
“Meskipun usulan tersebut memiliki sejumlah keunggulan, kami mengapresiasi kebijaksanaan yang ditunjukkan dengan mengutamakan persatuan di antara seluruh asosiasi anggota FIFA,” demikian pernyataan QFA melalui media sosial resminya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, memutuskan menarik proposal FFE yang sebelumnya memicu perdebatan di kalangan sepak bola internasional.
FFE merupakan proyek yang memuat rencana pembentukan entitas komersial baru. Salah satu agenda yang dibahas adalah membuka peluang penjualan sebagian saham dari kompetisi-kompetisi utama milik FIFA, termasuk Piala Dunia.
Rencana itu mendapat keberatan dari sejumlah asosiasi anggota, konfederasi, dan pemangku kepentingan sepak bola.
Mereka menilai proyek tersebut berpotensi memengaruhi tata kelola serta kepemilikan aset komersial FIFA.
Meluasnya penolakan menjadi salah satu pertimbangan FIFA untuk membatalkan usulan tersebut.
FIFA sebelumnya menjelaskan pelaksanaan FFE hanya dapat dilakukan apabila mendapat dukungan mayoritas dari 211 asosiasi anggotanya.
Setiap tahapan pembahasan juga harus dikonsultasikan dengan Dewan FIFA, konfederasi, serta pemangku kepentingan lainnya agar keputusan yang diambil mencerminkan kepentingan bersama.
Setelah mempertimbangkan berbagai pandangan, FIFA menilai proposal FFE telah menimbulkan perbedaan sikap yang cukup tajam di antara para anggotanya.
Kondisi itu dianggap tidak lagi sejalan dengan tujuan awal proyek yang ingin mendorong kemajuan sepak bola dunia melalui semangat kebersamaan.
QFA menilai FFE sebenarnya memiliki potensi untuk meningkatkan pengelolaan aspek komersial dan mendukung pengembangan sepak bola.
Meski demikian, manfaat tersebut dinilai tidak boleh mengorbankan persatuan asosiasi anggota FIFA.
Karena itu, QFA menyebut keputusan Infantino menarik proposal FFE sebagai langkah yang tepat dan bijaksana.
Federasi Sepak Bola Qatar juga menegaskan dukungannya kepada Presiden FIFA untuk melanjutkan berbagai program pengembangan sepak bola di seluruh dunia.
ANTARA









