JAKARTA –

BORNEONEWS, Moskow – Sebanyak 13 orang dilaporkan tewas setelah sebuah pesawat wisata berukuran kecil jatuh dan terbakar di kawasan kompleks arkeologi geoglif Nazca, Peru bagian selatan.

Berdasarkan laporan media setempat, seluruh penumpang dan awak yang berada di dalam pesawat tidak selamat dalam kecelakaan tersebut.

Sebanyak 11 korban merupakan wisatawan asing. Mereka terdiri atas tujuh warga negara Italia, dua warga Jerman, dan dua warga Spanyol.

Sementara itu, dua korban lainnya adalah kru pesawat berkewarganegaraan Peru.

Pesawat tersebut dilaporkan sedang melakukan penerbangan wisata untuk menyaksikan kawasan geoglif Nazca dari udara sebelum mengalami kecelakaan.

Awak pesawat sempat mengirimkan tanda peringatan sebelum komunikasi dengan pesawat terputus. Tidak lama kemudian, pesawat jatuh dan terbakar.

Tim penyelamat yang tiba di lokasi memastikan seluruh orang di dalam pesawat meninggal dunia.

Hingga laporan ini disampaikan, penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Pihak berwenang setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap faktor yang menyebabkan pesawat jatuh.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti/ANTARA