SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kesibukan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat.

Di sela penanganan karhutla, petugas menerima laporan unik berupa permintaan evakuasi seekor tikus yang masuk ke dapur rumah warga.

Kepala Disdamkarmat Kotim Akhmad Taufik mengatakan, laporan tersebut diterima pada Minggu, 2 Agustus 2026. Seorang warga bernama Jesika melapor ke Markas Komando (Mako) Disdamkarmat untuk meminta bantuan mengevakuasi tikus yang berada di rumahnya di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

"Pelapor datang langsung ke markas dan meminta bantuan petugas untuk mengevakuasi tikus yang berada di dapur rumahnya," kata Akhmad Taufik, Minggu, 2 Agustus 2026.

Mendapat laporan tersebut, tim Rescue Disdamkarmat segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di rumah pelapor, petugas langsung melakukan penyisiran di area dapur tempat tikus terakhir terlihat.

Proses evakuasi berlangsung cepat. Dengan peralatan yang dimiliki, petugas berhasil mengamankan tikus tersebut hanya dalam waktu sekitar tiga menit.

"Kurang lebih tiga menit proses penanganan, tikus berhasil diamankan sehingga kondisi rumah kembali aman dan warga bisa beraktivitas seperti biasa," ujarnya.

Taufik menegaskan, meski saat ini sebagian besar personel disibukkan dengan penanganan karhutla di berbagai titik di Kotim, pelayanan penyelamatan nonkebakaran tetap menjadi bagian dari tugas Disdamkarmat.

Menurutnya, setiap laporan masyarakat tetap direspons sesuai tingkat urgensi, mulai dari evakuasi satwa liar, hewan yang membahayakan, hingga berbagai kondisi darurat lainnya. (DEWI PATMALASARI/r)