BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Sosial Kota Palangka Raya terus mengawal keberhasilan Program Pahlawan Ekonomi Palangka Raya (PEP) melalui penyelenggaraan Pertemuan Asistensi Teknis Penerima Manfaat sekaligus Sosialisasi Rencana Monitoring dan Evaluasi. Kegiatan ini berlangsung di aula Dinas Sosial Kota Palangka Raya.
Pertemuan ini diikuti oleh 89 Keluarga Penerima Manfaat yang sebelumnya telah menerima bantuan modal usaha pada 17 Juli 2026.
Para peserta mendapatkan pembekalan mendalam mengenai cara mengelola bantuan, strategi mengembangkan usaha, hingga pemanfaatan modal secara tepat guna meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Selain asistensi teknis, Dinas Sosial juga memaparkan rencana pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang akan dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi usaha masing-masing penerima.
Langkah ini bertujuan memantau perkembangan usaha, memastikan bantuan digunakan sesuai peruntukan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi agar segera diberikan solusi yang tepat.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Roly Irhamna menegaskan bahwa program ini tidak berhenti hanya pada saat penyaluran bantuan saja. Pendampingan dan evaluasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Bantuan yang disalurkan merupakan langkah awal pemberdayaan. Kami akan terus mendampingi melalui asistensi teknis, monitoring, dan evaluasi agar bantuan benar-benar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan kesejahteraan keluarga,” ujar Roly Irhamna, Senin, 3 Agustus 2026.
Melalui rangkaian pendampingan ini, Program PEP diharapkan dapat mendorong penerima manfaat menjadi lebih produktif, mampu meningkatkan taraf hidup, serta mencapai kemandirian tanpa bergantung pada bantuan sosial.
"Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi dan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan," pungkasnya. (PATHUR/R)









