PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Smart Greenhouse II milik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah menghasilkan sekitar 1,1 ton melon dari 880 batang tanaman yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik.

Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 500 meter persegi. Sejumlah varietas unggulan yang dikembangkan meliputi Kansen (Legi Hami), Dalmesion, Honey Ground, Validas (Hami), Hamichi (Sweet Hami), dan Sweet Net 9 (Legi Songo).

"Melalui Smart Greenhouse, kami ingin menunjukkan bahwa penerapan teknologi budidaya mampu menghasilkan produk hortikultura yang berkualitas, lebih efisien, dan memiliki nilai ekonomi," ungkap Rendy Lesmana seperti dikutip Borneonews pada Senin, 3 Agustus 2026.

Pengembangan kawasan Smart Greenhouse akan terus dilakukan secara bertahap. Saat ini Smart Greenhouse III telah memasuki fase budidaya dan dijadwalkan memasuki masa panen pada akhir Agustus 2026.

Keberadaan kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontinuitas produksi hortikultura sekaligus menjadi pusat edukasi pertanian modern di Kalimantan Tengah.

"Harapannya, model seperti ini dapat direplikasi oleh kelompok tani maupun masyarakat sesuai potensi yang dimiliki," ujarnya seperti dikutip Borneonews. (HERMAWAN DP/y)