JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman berharap Kongres Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mendiskusikan mengenai pembinaan prestasi dan organisasi sepak bola Indonesia.

Marciano menyebut bahwa ekosistem sepak bola di tanah air akan terbentuk dengan baik apabila tata kelola organisasi PSSI dijalankan dengan baik.

"Karena saya selalu berpandangan bahwa hanya dengan organisasi PSSI yang tata kelolanya baik akan melahirkan kompetisi yang baik, akan melahirkan prestasi dari tim nasional yang baik," ujar Marciano Norman dalam pidato Kongres Biasa PSSI di Jakarta, Senin.

"Tentunya rangkaian kompetisi di Indonesia yang dilaksanakan oleh liga sepak bola Indonesia berjalan dengan baik dan tentunya banyak hal yang harus terus dievaluasi agar ke depan juga semakin baik," imbuhnya.

Marciano menilai bahwa saat ini sepak bola Indonesia terus mengalami perkembangan signifikan, ditandai dengan sejumlah hasil positif yang diraih tim nasional Indonesia.

Ke depan, Marciano juga berupaya agar penyelenggaraan sepak bola di Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT-NTB 2028 jauh lebih baik dibanding dengan PON 2024.

"Untuk KONI Pusat sendiri, nanti pada pelaksanaan sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 yang akan datang, tahun 2028 di NTT dan di NTB, pelaksanaan sepak bolanya lebih baik daripada saat kami melakukan di Aceh-Sumatera Utara," kata Marciano.

PSSI menggelar Kongres Biasa yang dihadiri oleh para pemilik hak suara dari Asprov PSSI, klub Liga 1, dan klub Liga 2.

Agenda utama Kongres Biasa kali ini adalah laporan kegiatan dan keuangan PSSI tahun buku 2025 serta rencana anggaran 2026.

Kemudian juga terdapat pembahasan status klub yakni terkait dengan pembaharuan nama, domisili, atau perpindahan serta membahas pengesahan regulasi status dan transfer pemain dalam kompetisi domestik.

ANTARA