SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) akan memberikan peran lebih besar kepada perempuan dalam penyelenggaraan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan seluruh posisi penting dalam kepanitiaan peringatan HUT RI tahun ini akan dipercayakan kepada kaum perempuan sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan gender.

"Peringatan 17 Agustus ini saya bilang dengan Pj Sekda, tunjuk saja emansipasi wanita. Jadi kesetaraan gender semua panitianya itu perempuan.@ Jadi ketua, wakil ketua, nanti bahkan komandannya juga perempuan," kata Halikinnor, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurutnya, perempuan memiliki kemampuan memimpin yang tidak kalah dibanding laki-laki sehingga sudah saatnya diberi ruang lebih luas dalam kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan.

Selain mengedepankan peran perempuan, Pemkab Kotim juga akan mengangkat keberagaman budaya Indonesia dalam pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan.

Halikinnor mengungkapkan, peserta upacara dan tamu undangan nantinya didorong mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara.

"Kita ingin menampilkan pakaian adat Nusantara, mulai dari Batak, Jawa, Madura, Banjar, Dayak hingga daerah lainnya. Ini menjadi simbol Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelasnya.

Ia berharap peringatan HUT RI tahun ini tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, menghargai keberagaman budaya, serta meningkatkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. (DEWI PATMALASARI/H)