BORNEONEWS, Nanga Bulik – Ziarah ke makam para tokoh pendiri terus menjadi tradisi yang dipertahankan Pemerintah Kabupaten Lamandau setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Lamandau.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai pengingat atas jasa para pendahulu yang telah memperjuangkan lahirnya Kabupaten Lamandau.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengatakan semangat perjuangan para tokoh pendiri harus terus diwariskan kepada seluruh elemen masyarakat sebagai landasan dalam melanjutkan pembangunan daerah.
"Ziarah ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada para pendiri Kabupaten Lamandau, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali perjuangan mereka dan melanjutkan cita-cita yang telah diwariskan," kata Bupati.
Ia menuturkan, berbagai kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Lamandau tidak terlepas dari pengorbanan dan kerja keras para tokoh pendiri. Karena itu, semangat kebersamaan, pengabdian, dan kepedulian terhadap daerah harus terus dijaga oleh seluruh masyarakat.
"Perjuangan mereka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk diteruskan melalui kerja nyata, pelayanan yang semakin baik, serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau, Pemerintah Kabupaten Lamandau melaksanakan ziarah ke Makam PLN, Makam RT 1, dan Taman Makam Pahlawan.
Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Lamandau di Makam PLN dan Makam RT 1, sedangkan ziarah di Taman Makam Pahlawan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau.
"Melalui momentum hari jadi ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melupakan sejarah. Semangat para tokoh pendiri harus menjadi inspirasi agar Lamandau terus berkembang, maju, dan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan," tutupnya. (R)









