BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan Pemerintah Kabupaten Lamandau tetap melanjutkan pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya efisiensi tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan, tetapi harus menjadi dorongan agar pemerintah bekerja lebih efektif, inovatif, dan tepat sasaran.
"Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun. Justru ini menjadi tantangan bagi kita untuk bekerja lebih cerdas, lebih inovatif, dan lebih tepat sasaran," ujar Rizky dalam sambutan pada Syukuran Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau di Nanga Bulik, Senin, 3 Agustus 2026
Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas, terutama pada sejumlah ruas jalan strategis seperti Sepaku–Perigi, Ginih–Kinipan, Topalan–Batu Ampar, Benakitan–Liku–Mengkalang, Nanga Bulik–Bunut–Mentawa–Beruta–Tamiang, hingga Bukit Jaya–Merambang.
Selain itu, pemerintah juga melanjutkan renovasi sejumlah pustu, memperluas jaringan listrik, serta meningkatkan akses telekomunikasi dan internet hingga ke wilayah pedesaan.
"Pembangunan yang kita lakukan bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau gedung semata. Yang paling penting adalah menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Bupati juga mengungkapkan sejumlah capaian pembangunan yang diraih Lamandau. Di antaranya peningkatan status desa menjadi desa maju dan desa mandiri, penurunan tingkat pengangguran, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia menjadi 74,46 pada 2025, serta pertumbuhan ekonomi sebesar 3,14 persen yang didukung sektor industri pengolahan, pertanian, dan kehutanan.
"Berbagai penghargaan yang kita terima bukanlah tujuan akhir. Penghargaan hanyalah penyemangat untuk terus bekerja lebih baik. Tujuan utama kita adalah menghadirkan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.
Rizky menambahkan, pembangunan daerah tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia mengajak DPRD, Forkopimda, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi sesuai tema Hari Jadi ke-24 Kabupaten Lamandau, yakni 'Bersatu dan Berkolaborasi untuk Maju Bersama, Memperkuat Ekonomi dan Harmoni'.
"Mari kita terus bersatu, bergandengan tangan, dan mengawal pembangunan daerah ini. Dengan persatuan, kolaborasi, dan kerja keras, saya yakin Lamandau akan semakin maju, unggul, sejahtera, berkeadilan, dan berkelanjutan," tutupnya.(NATALIA KRISTIN/R)









