PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penyesuaian harga bahan bakar minyak atau BBM non-subsidi turut menjadi salah satu catatan yang mewarnai perkembangan harga di Kalimantan Tengah pada Juli 2026.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Toto Haryanto Silitonga mengatakan Pertamina melakukan penyesuaian tarif BBM non-subsidi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian tersebut mencakup Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

"Penyesuaian harga pada bulan sebelumnya masih memberikan efek lanjutan terhadap kenaikan harga secara rata-rata," kata Toto pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Sementara itu, berdasarkan data BPS, inflasi Year-on-Year (y-on-y) Provinsi Kalimantan Tengah pada Juli 2026 tercatat sebesar 4,32 persen. Kabupaten Kapuas mencatat inflasi y-on-y tertinggi di Kalimantan Tengah, yakni sebesar 4,78 persen.

Menurut Toto, perkembangan harga energi dapat memberikan dampak lanjutan terhadap berbagai aktivitas ekonomi.

Perubahan biaya energi berpotensi memengaruhi biaya operasional usaha maupun harga barang dan jasa yang diterima masyarakat.

Dengan demikian, penyesuaian harga BBM non-subsidi menjadi salah satu faktor yang turut dicermati dalam melihat dinamika harga selama Juli 2026.

Perkembangan tersebut berlangsung di tengah inflasi tahunan Kalimantan Tengah yang tercatat 4,32 persen.(TESTI PRISCILLA/R)