BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS terus memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dalam seluruh lini operasional perusahaan. Langkah tersebut dilakukan melalui pemenuhan berbagai standar sertifikasi, penguatan tata kelola lingkungan, hingga penerapan sistem manajemen mutu dan keselamatan kerja.
Chief Sustainability Officer, Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS Tbk, Henky Satrio Wibowo mengatakan keberlanjutan bagi perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga mencakup tata kelola operasional dan tanggung jawab sosial perusahaan.
"Komitmen keberlanjutan harus diterapkan secara menyeluruh. Karena itu, kami berupaya memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai dengan standar nasional maupun global, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Henky pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Berdasarkan materi perusahaan, SSMS saat ini memiliki total 35 sertifikat yang diperoleh melalui enam sistem sertifikasi, yakni Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER), ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.
Penerapan standar tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari sistem manajemen mutu melalui ISO 9001, pengelolaan lingkungan melalui ISO 14001, hingga penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja melalui ISO 45001. Sementara sertifikasi RSPO dan ISPO menjadi bagian penting dalam memastikan praktik perkebunan kelapa sawit berjalan dengan prinsip keberlanjutan.
Henky menegaskan, penerapan berbagai standar tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan pemangku kepentingan. Hal itu sekaligus memperkuat posisi SSMS dalam menghadapi tuntutan pasar global yang semakin menekankan aspek keberlanjutan dan ketertelusuran produk.
"Yang ingin kami bangun adalah sistem yang terintegrasi. Mulai dari kebun, rantai pasok, pengelolaan lingkungan, keselamatan kerja, hingga hubungan dengan masyarakat. Semua harus berjalan dalam satu kerangka keberlanjutan," katanya.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan informasi publik perusahaan yang menyebutkan SSMS telah memperkuat penerapan standar keberlanjutan melalui sertifikasi RSPO dan ISPO serta sistem manajemen ISO. (TESTI PRISCILLA/y)









