BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bergabung dengan tim pemadam darat serta Brigade Kebakaran PT Arjuna Utama Sawit bekerja keras memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Keruing, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menjelaskan penanganan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang masuk dari pihak PT Arjuna Utama Sawit.
Langkah ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran agar seluruh jajaran bergerak cepat merespons setiap titik api yang terdeteksi.
Di lokasi, petugas menghadapi medan yang cukup menantang. Kawasan yang terbakar didominasi semak belukar, purun danau, pakis-pakisan, serta pepohonan keruing dan blangiran yang membuat api menjalar dengan cepat.
"Hingga saat ini, luas lahan yang berhasil dikendalikan mencapai sekitar 1,23 hektare," ungkap Kadishut Kalteng Agustan Saining, Selasa, 4 Agustus 2026.
Untuk mendukung operasi, tim mengerahkan satu unit mobil operasional, mesin pompa mini, selang, nozzle, alat komunikasi, serta dua unit ekskavator milik PT Arjuna Utama Sawit. Sumber air yang dimanfaatkan berasal dari rawa dan embung yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Selama proses pemadaman yang berlangsung hingga pukul 23.49 WIB, petugas melakukan penyemprotan, pembatasan area agar api tidak meluas, serta pendinginan pada titik yang masih menyimpan bara.
Sistem pergantian mesin juga diterapkan agar penanganan berjalan lebih efektif. Meski telah berjuang lama, kondisi di lapangan belum sepenuhnya dinyatakan aman sehingga tim terus melakukan pemantauan ketat.
"Akses lokasi yang cukup jauh menjadi kendala utama yang dihadapi personel. Namun demikian, seluruh pihak tetap berupaya maksimal untuk mencegah api merambat ke kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi (HPK) demi meminimalkan kerugian yang lebih besar," pungkasnya. (PATHUR/H)









