PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan se-Kalimantan Tengah akan memfokuskan pembahasan pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pencegahan narkoba, serta percepatan penyatuan data sosial ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah Aryawan mengatakan rakor yang diinisiasi Gubernur Kalimantan Tengah itu juga bertujuan memperkuat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan desa dan kelurahan.

"Rakor ini akan dihadiri oleh kurang lebih 3.000 orang. Peserta utama meliputi Bupati/Wali Kota, 136 Camat, 139 Lurah, dan 1.432 Kepala Desa se-Kalteng," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah Aryawan di GOR Indoor Km 5, Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Rakor juga akan diikuti unsur perangkat daerah, pejabat administrator dan pengawas, serta mahasiswa. Kegiatan tersebut menghadirkan tujuh narasumber dari berbagai instansi untuk menyampaikan materi strategis kepada peserta.

Materi yang disampaikan meliputi penanganan Karhutla, pemanfaatan data BPS, pencegahan narkoba, hingga tata ruang wilayah agar dapat diterapkan di masing-masing daerah.

"Rakor ini bertujuan mengoordinasikan pemerintahan desa dan kelurahan, mengantisipasi dampak musim kemarau dan kerawanan Karhutla, menangani isu narkoba, serta mempercepat penyatuan data sosial ekonomi masyarakat," ungkap Aryawan. (HERMAWAN DP/R)