PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta membuka secara resmi Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026 di Aula Banama Tingang, Rabu, 5 Agustus 2026.

Pembukaan diklat tersebut diikuti 26 pelajar SMA/sederajat dari delapan kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ahmad Jayadikarta berharap para peserta memanfaatkan masa latihan yang relatif singkat untuk mempersiapkan diri secara maksimal menjadi anggota Paskibraka yang disiplin dan tangguh.

“Harapan kita pemerintah daerah, dengan waktu yang sangat singkat, hanya 12 hari latihan, anak-anak ini bisa mempersiapkan diri dengan baik sebagai Paskibraka Kabupaten Pulang Pisau,” katanya.

Ia juga mengingatkan para pelatih agar memperhatikan kondisi kesehatan peserta selama pelatihan, mengingat cuaca mulai memasuki musim kemarau panjang atau El Nino.

“Saya minta kepada para pelatih, latihan tetap serius tetapi jangan terlalu lama di tempat yang panas karena cuaca sekarang sudah tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Menurut Ahmad Jayadikarta, keterlibatan peserta dalam Paskibraka merupakan sebuah kehormatan karena mereka menjadi wakil sekolah dan kecamatan masing-masing. Karena itu, ia meminta para peserta menjadi generasi muda yang disiplin, berani, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.

“Jadilah pemuda-pemudi yang tangguh, disiplin, berani, dan siap terjun ke masyarakat. Itu salah satu tujuan pembinaan Paskibraka,” tegasnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Pulang Pisau berhasil mengirimkan tiga perwakilan calon Paskibraka ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Ketiga peserta tersebut berasal dari Kecamatan Maliku dan Kecamatan Kahayan Kuala.

“Alhamdulillah tahun ini ada tiga peserta yang mewakili Pulang Pisau ke tingkat provinsi,” ungkapnya.

Pemusatan Diklat Calon Paskibraka Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai 5 hingga 17 Agustus 2026, dengan materi meliputi baris-berbaris, kedisiplinan, kerja sama, pembentukan karakter, dan wawasan kebangsaan. (RETHA/j)