BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus Ketua Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Mentaya-Katingan dan Wilayah Sungai Jelai-Kendawangan, Syahfiri, menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam pengelolaan data hidrologi, hidrometeorologi, dan hidrogeologi agar mampu mendukung perencanaan serta pengambilan keputusan di bidang sumber daya air.
Penegasan tersebut disampaikan Syahfiri saat membuka Sidang Pleno III TKPSDA Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai II Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, pengelolaan data yang terpadu menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola sumber daya air di Kalimantan Tengah.
"Pengelolaan data hidrologi, hidrometeorologi, dan hidrogeologi memerlukan sinergi yang kuat antarinstansi agar informasi yang dihasilkan dapat mendukung perencanaan, pengelolaan, hingga pengambilan keputusan di bidang sumber daya air," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah, seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 32 Tahun 2024 tentang Kebijakan Pengelolaan Sistem Informasi Hidrologi, Hidrometeorologi, dan Hidrogeologi (SIH3). Regulasi tersebut menjadi pedoman strategis bagi pemerintah pusat di daerah, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan dalam mengelola data dan informasi H3 secara terpadu.
Syahfiri juga menyampaikan implementasi kebijakan tersebut memerlukan matriks pengelolaan SIH3 sebagai acuan pelaksanaan sekaligus instrumen untuk memantau capaian program di masing-masing wilayah sungai.
"Saya mengajak seluruh anggota dan pihak terkait untuk bekerja sama serta berkolaborasi secara proaktif dan konstruktif. Sinergi dan koordinasi antarinstansi maupun antarwilayah perlu terus ditingkatkan agar pengelolaan sumber daya air dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," ujar Syahfiri. (HERMAWAN DP/y)









