BORNEONEWS, Tamiang Layang – Ruas jalan penghubung Desa Tangkan dan Desa Bentot, Kabupaten Barito Timur, kini kembali dapat dilalui dengan lebih nyaman setelah Dinas PUPR Perkim Kabupaten Barito Timur menuntaskan pekerjaan perbaikan pada jalur alternatif tersebut. Perbaikan dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, usai meninjau langsung kondisi jalan beberapa waktu lalu.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Barito Timur, Hewuyanto, mengatakan perbaikan meliputi pemasangan gorong-gorong pada dua titik yang melintasi Jalan BNJM, pembersihan lokasi, pembentukan kembali badan jalan yang tergerus aliran air, penambahan material, hingga pemadatan menggunakan alat berat vibro.
"Jalan sudah kami perbaiki dengan pemasangan gorong-gorong pada dua titik yang menyebrang Jalan BNJM, kemudian melakukan pembersihan dan pembentukan badan jalan yang tergerus air serta penambahan material kemudian dilakukan pemadatan dengan vibro," ujar Hewuyanto, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan seluruh pekerjaan tersebut dibiayai melalui anggaran Unit Pemeliharaan Rutin (UPR) Jalan Dinas PUPR Perkim Barito Timur. Menurutnya, pemeliharaan rutin terus dilakukan agar ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah tetap berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Di sisi lain, Hewuyanto menjelaskan pemerintah daerah belum dapat melakukan perbaikan pada Jalan Pertamina di Desa Bentot karena status jalan tersebut masih merupakan aset milik Pertamina. Kondisi itu membuat anggaran APBD tidak dapat digunakan untuk penanganan jalan tersebut.
"Itu kan masih milik Pertamina jadi kita tidak bisa menggunakan anggaran UPR untuk perbaikan karena nanti tidak bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan titik kerusakan di Jalan Pertamina yang sebelumnya dikeluhkan masyarakat telah diperbaiki oleh perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut sehingga kondisi jalan kini sudah jauh lebih baik.
Perbaikan jalan penghubung Tangkan-Bentot merupakan tindak lanjut dari kunjungan Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, bersama jajaran Dinas PUPR Perkim pada 25 Juni 2026. Saat itu, pemerintah daerah menerima berbagai keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan yang menghambat aktivitas warga, terutama ketika Jalan Pertamina tidak dapat dilalui.
Dalam kunjungan tersebut, Adi Mula Nakalelu menyampaikan bahwa pemerintah akan mengambil langkah jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi persoalan akses jalan di wilayah tersebut.
"Untuk jangka pendek saya akan berkonsultasi dengan Bupati untuk memanggil pihak perusahaan agar memperbaiki jalan tersebut karena statusnya bukan milik pemerintah. Sedangkan untuk jangka panjang saya meminta Dinas PUPR memperbaiki jalan penghubung Tangkan-Bentot sehingga ada alternatif ketika Jalan Pertamina tidak bisa dilewati," kata Adi.
Ia juga mengajak masyarakat bersabar di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan pemerintah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tetap akan dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, Adi meminta dukungan warga yang memiliki lahan di sepanjang jalan agar bersedia memberikan sebagian lahannya apabila diperlukan untuk pembangunan parit atau saluran pembuangan air guna mengurangi genangan yang selama ini menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









