BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Desa Gumpa, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur memberikan apresiasi terhadap inovasi Rocket Stove yang dibangun Mahasiswa KKN-T Literasi Periode I Universitas Palangka Raya Kelompok 19 sebagai sarana pengelolaan sampah.
Kepala Desa Gumpa, Imanuel menilai Rocket Stove menjadi solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama karena wilayah tersebut belum memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Kehadiran fasilitas itu diharapkan mampu mengurangi persoalan sampah sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.
"Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh adik-adik mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya. Rocket Stove ini merupakan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Gumpa. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama, serta menjadi contoh yang dapat dikembangkan di setiap RT maupun desa-desa lain di Kecamatan Dusun Timur," kata Imanuel dalam rilis kepada Borneonews pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Pemerintah Desa Gumpa siap mendukung berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun pengelolaan lingkungan yang lebih baik.
Ketua KKN-T Literasi Kelompok 19, Dhany Setya Handary, berharap Rocket Stove tidak hanya dimanfaatkan selama masa KKN, tetapi juga terus digunakan dan dikembangkan oleh masyarakat setelah program berakhir.
Mahasiswa juga berharap inovasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Barito Timur untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih mandiri, efisien, dan berkelanjutan.(TESTI PRISCILLA)









