BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sebanyak 55 pelajar yang menjadi calon anggota Paskibraka Kabupaten Gunung Mas mulai mengikuti pusat pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat) selama 14 hari ke depan.
Pembukaan Pusdiklat telah dilaksanakan di aula zotel Zefanya pada Rabu, 5 Agustus 2026.
"Calon anggota paskibraka yang mengikuti Pusdiklat atau Desa Bahagia ini didesain bukan untuk menyiksa atau membebani. Namun untuk membentuk kedisiplinan, memupuk rasa persaudaraan, mempertebal wawasan kebangsaan dan cinta tanah air," ujar Sekda Gumas Richard melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setda Gumas Ruby Haris, Kamis, 6 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ruby juga menyampaikan bahwa tugas para calon anggota Paskibraka Kabupaten Gunung Mas sudah di depan mata.
Sehingga sukses tidaknya pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih sangat ditentukan dari apa yang para calon anggota Paskibraka lakukan.
Ruby juga berpesan kepada para calon anggota Paskibraka untuk mematuhi segala aturan yang diberikan dengan mengikuti seluruh instruksi dari tim pelatih dan pendamping dengan penuh rasa tanggung jawab.
Kemudian, jaga kesehatan dengan makan teratur sesuai porsi gizi yang disiapkan, istirahat yang cukup di waktu yang ditentukan dan segera laporkan kepada tim medis jika merasa kurang sehat. Jangan memaksakan diri berlebihan.
"Selain tu, kami berpesan kepada para calon anggota Paskibraka untuk menjaga kekompakkan, saling mendukung, saling memberikan semangat, serta buang jauh-jauh sifat egois," tukasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Gunung Mas Jhonson Ahmad menjelaskan bahwa dari 55 calon anggota Paskibraka terdiri dari 35 calon Paskibraka putra dan 20 calon Paskibraka putri yang mengikuti pusdiklat.
"Tujuan dilaksanakannya pusdiklat ini yakni untuk membentuk kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila, memiliki wawasan kebangsaan yang luas, serta siap menjalankan tugas utama mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia,"jelas Jhonson Ahmad.
Untuk lokasi karantina atau Desa Bahagia yakni di Hotel Zefanya Kuala Kurun dan tempat latihan dipusatkan di lapangan utama upacara halaman Kantor Bupati Gunung mas dan halaman GPU Damang Batu Kuala Kurun.(RISKA YULYANA/R)









