BORNEONEWS, Palangka Raya – Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkar) Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Gerbang Barito Unit IX bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Buntok - Palangka Raya, Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan.
Berdasarkan keterangan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, tim segera merespons dan bergerak menuju lokasi kejadian.
Kobaran api berhasil dikendalikan pada pukul 16.04 WIB, kemudian dilanjutkan proses pendinginan menyeluruh guna memastikan tidak ada bara yang menyala kembali.
Area yang terbakar didominasi semak belukar dan pepohonan di atas lahan gambut. Karakteristik ini membuat penanganan harus dilakukan secara teliti, mengingat api berpotensi menjalar di bawah permukaan tanah. Luas lahan terdampak sekitar 0,01 hektare dan telah dinyatakan berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan satu unit truk tangki 5.000 liter, satu unit mobil slip on, satu unit mobil Hiace, serta peralatan pendukung seperti selang, nozel, dan alat komunikasi.
Jarak sumber air yang cukup jauh menjadi kendala yang berhasil diatasi petugas hingga lokasi aman.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining mengapresiasi kecepatan respons personel di lapangan.
“Kecepatan merespons laporan masyarakat adalah kunci mencegah api meluas. Kami mengajak warga terus aktif melapor jika menemukan titik api, dan bersama-sama menjaga lingkungan di musim kemarau,” ujarnya, Kamis, Kamis, 6 Agustus 2026.
Pihaknya menegaskan akan terus memperkuat kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, serta sinergi dengan masyarakat.
"Warga juga diimbau tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor jika ada indikasi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin," pungkasnya. (PATHUR/R)









