PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Langkah konkret ini diwujudkan dengan menghadirkan program Kredit UMKM Keren Palangka Raya, sebuah fasilitas pinjaman khusus dengan bunga 0 persen yang dirancang untuk mendorong iklim usaha lokal.

Program inovatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan Bank Kalteng.

Melalui kemitraan ini, Pemko Palangka Raya berupaya memberikan akses pembiayaan yang lebih terjangkau, aman, dan memadai agar para pengusaha lokal memiliki ruang lebih luas untuk berkembang serta meningkatkan taraf usahanya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa intervensi kebijakan ini merupakan bentuk dukungan langsung pemerintah agar sektor UMKM tidak sekadar bertahan, tetapi juga mampu melakukan ekspansi bisnis secara berkelanjutan.

Program ini dirancang dengan kemudahan akses agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh para pelaku usaha.

"Pemerintah Kota Palangka Raya hadir mendukung penuh para pelaku UMKM agar usahanya bisa semakin maju dan naik kelas. Melalui program Kredit UMKM Keren ini, kami memfasilitasi pinjaman bunga 0 persen dengan proses yang mudah, cepat, serta plafon yang fleksibel," katanya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Untuk memastikan program ini tepat sasaran, Pemko Palangka Raya menetapkan beberapa kriteria pengajuan. Di antaranya pemohon wajib memiliki KTP dan usaha aktif minimal 1 tahun di Palangka Raya, memiliki fasilitas QRIS Bank Kalteng, serta mengantongi surat rekomendasi dari DPKUKMP.

Wali Kota juga menegaskan bahwa pembuatan surat rekomendasi dari Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian tersebut diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

"Kami berharap penggiat UMKM dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal untuk memperkuat struktur permodalan," pungkasnya. (HENDRI/J)