PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala SDN 4 Palangka, Hartani, menyatakan telah menyampaikan seluruh persoalan yang dihadapi sekolah kepada Pemerintah Kota Palangka Raya dan DPRD Kota Palangka Raya. 

Selanjutnya, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pihak yang memiliki kewenangan dengan harapan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada keselamatan dan kenyamanan peserta didik.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul usulan Komisi III DPRD Kota Palangka Raya agar SDN 4 Palangka dimerger dengan SDN 2 Palangka Raya karena dinilai lokasi sekolah di Jalan Kinibalu sudah tidak lagi ideal untuk mendukung proses belajar mengajar.

"Saya selaku pimpinan di SDN 4 Palangka sudah menyampaikan permasalahan yang ada di SDN 4 Palangka. Kebijakan selanjutnya saya serahkan kepada pihak pengambil kebijakan," ujar Hartani, saat dikonfirmasi, Kamis 6 Agustus 2026.

Ia menegaskan, pada prinsipnya pihak sekolah siap menerima keputusan apa pun, baik penggabungan (merger) sekolah maupun revitalisasi bangunan, selama kebijakan tersebut memberikan manfaat terbaik bagi peserta didik.

"Kalau dimerger saya setuju. Jika dilakukan revitalisasi juga saya setuju. Yang paling penting adalah anak-anak aman dan nyaman bersekolah," tegasnya.

Hartani menambahkan, lokasi dan kondisi sekolah telah ditinjau langsung oleh DPRD maupun pemerintah. Karena itu, ia percaya keputusan yang nantinya diambil akan mempertimbangkan hak-hak anak serta kepentingan dunia pendidikan.

Ia berharap seluruh proses kajian dapat dilakukan secara objektif sehingga solusi yang dipilih benar-benar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan seluruh peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus yang saat ini menempuh pendidikan di SDN 4 Palangka. (MARINI/Y)