PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Cabang Kalimantan Tengah menghadiri Borneo Palm Oil Forum Tahun 2026 yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 6–7 Agustus 2026. Kehadiran delegasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dan sinergi antarpemangku kepentingan industri kelapa sawit di Pulau Kalimantan.

Rombongan GAPKI Cabang Kalimantan Tengah dipimpin Ketua Au Rizky Djaya D bersama Sekretaris Bernhard R Setyawan. Forum tahunan yang diselenggarakan oleh GAPKI Cabang Kalimantan ini dan dibuka secara resmi oleh Ketua GAPKI Pusat, Edi Martono ini mempertemukan pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan mitra strategis untuk membahas berbagai isu serta peluang pengembangan sektor sawit.

Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, mengatakan Borneo Palm Oil Forum menjadi wadah penting untuk bertukar informasi, berdiskusi mengenai strategi pengembangan industri, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan global.

"Tahun ini forum mengangkat tema Resilience, Innovation and Transformation: Empowering the Palm Oil Industry Beyond Sustainability. Tema tersebut mencerminkan pentingnya membangun industri sawit yang tangguh, inovatif, dan terus bertransformasi agar mampu bersaing di tingkat global," ujar Rawing kepada Borneonews pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Selain menghadirkan forum diskusi, kegiatan juga diramaikan dengan berbagai agenda seperti turnamen golf, talk show, job fair, pameran produk berbasis kelapa sawit, hingga fun run yang melibatkan berbagai kalangan.

Rawing menambahkan, Borneo Palm Oil Forum tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antarinsan industri, tetapi juga diharapkan mampu mempercepat transformasi industri kelapa sawit yang berkelanjutan.

"Penguatan kolaborasi tersebut pada akhirnya akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan devisa negara sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat," tutur Mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah ini lagi. (TESTI PRISCILLA/y)